LUPIN : BAHAN PANGAN ALTERNATIF UNTUK HIPERKOLESTEROLEMIA, VEGETARIAN, DAN ANAK AUTIS
LUPIN : BAHAN PANGAN ALTERNATIF UNTUK HIPERKOLESTEROLEMIA, VEGETARIAN, DAN ANAK AUTIS
Anita Anggraeni, Revina Febri Nadiasari Putri,Shelvi Sasmita1
1Mahasiswa Program Studi Gizi Masyarakat, Institut Pertanian Bogor
16680 Bogor Indonesia
Email: shelvisasmita.ss@gmail.com
ABSTRAK
Maraknya non-comunicable chronic disease di Indonesia diantaranya diabetes melitus tipe 2 dan hiperkolesterolemia membuat banyak orang semakin menyadari pentingnya memilih makanan yang dapat meningkatkan kesehatan. Meningkatnya konsumsi lemak jenuh dan jarangnya olahraga merupakan salah satu faktor peningkat resiko hiperkolesterolemia di Indonesia. Hiperkolesterolemia tidak hanya menjadi masalah di Indonesia tetapi juga menjadi masalah di dunia, baik negara maju maupun negara berkembang. Seperti yang telah diketahui hiperlipidemia dapat memicu berbagai penyakit kronis. Berbagai penelitian di bidang kesehatan telah mengembangkan berbagai cara untuk menurunkan angka hiperkolesterolemia, salah satunya adalah menggunakan kacang lupin. Lupin (Lupinus spp) merupakan famili Fabaceae yang diklaim dapat menjaga kadar kolesterol dalam darah tetap normal. Kandungan protein dalam kacang lupin berperan dalam menjaga kadar kolesterol tetap normal. Protein pada kacang lupin sangat tinggi seperti kacang kedelai, namun dengan faktor antinutrisi yang rendah. Penyakit lain yang diakibatkan pola hidup tidak sehat adalah diabetes tipe 2, protein dari kacang lupin diklaim dapat menurukan kadar glukosa darah dan meningkatkan sensitivitas insulin pada manusia. Senyawa alkaloid yang terdapat dalam lupin yang berperan dalam menurunkan hiperglikemik pada penderita diabetes. Selain dapat digunakan untuk menurunkan kolesterol, protein kacang lupin dapat dikonsumsi oleh vegetarian sebagai makanan alternatif pengganti kedelai yang lebih murah. Lupin juga memiliki kekhasan yaitu kandungan gluten yang rendah. Gluten yang rendah ini dapat menjadi bahan dasar tepung pengganti tepung terigu bagi anak autis. Anak autis tidak dapat mengonsumsi gluten karena menderita celiac disease. Saat ini, pemanfaatan kacang lupin di Indonesia masih rendah karena pola konsumsi masyarakat masih bergantung pada kacang kedelai. Kacang kedelai biasa dimanfaatkan untuk pembuatan tempe. Harga kacang kedelai yang semakin melonjak membuat harga tempe juga ikut melonjak. Jika dibandingkan dengan kedelai, lupin harganya lebih terjangkau. Lupin sebenarnya juga dapat dimanfaatkan sebagai oncom dan es krim. Kandungan protein yang lebih tinggi dari kacang kedelai dan struktur yang mirip kacang kedelai membuat lupin dapat digunakan sebagai pengganti kedelai.
Kata kunci: Autism, gluten, hipercholesterolemia, lupin, vegetarian.
ABSTRACT
High prevalance of consuming saturated fat and infrequent of excercise can lead hipercholesterolemia in Indonesia. Hipercholesterolemia is one of the health problem in the world, both developed and developing country. As has been known hipercholesterolemia can trigger a variety of chronic diseases. Various studies in the field of health have developed various ways to reduce the number of hipercholesterolemia, one of which is the use of lupine beans. Lupine (Lupinus spp.) is a legume family that is claimed to be able to keep blood cholesterol levels remained normal. Protein content in the lupine bean maintaining role in cholesterol levels remained normal. Protein at very high lupine beans such as soybeans, but with a low antinutrition factor. It can be used to lower cholesterol, lupine protein can be consumed by vegetarians as an alternative to soy foods are cheaper. Lupin also has the particularity that is a low gluten content. This low gluten can be raw starch wheat flour substitute for autism. The autism can not eat gluten because of celiac disease. Currently, the utilization of lupine beans in Indonesia is still low, because the pattern of consumption is still dependent on soybeans. Soybeans usually used for making tempeh. Increasing the price of soybeans jumped make tempeh prices also soared. When compared with soybean, lupine more affordable. Lupin actually also can be used as oncom and ice cream. Higher protein content of soybeans and soy bean-like structure made of lupine can be used as a substitute for soybean.
Keyword: Autism, gluten, hipercholesterolemia, lupin, vegetarian.
DOWNLOAD FILE DISINI UNTUK FULL TEXT.
Komentar
Posting Komentar