PERAN PUSKESMAS DALAM PENANGANAN MASALAH GIZI GANDA DI INDONESIA
PERAN PUSKESMAS DALAM PENANGANAN MASALAH GIZI GANDA DI INDONESIA
Yayuk Estuningsih*
*Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga
Alamat Korespondensi : yayuk.estu@gmail.com
ABSTRAK
Saat ini Indonesia dihadapkan pada masalah gizi ganda yang sudah sangat mengkhawatirkan. Gizi ganda adalah suatu kondisi yang terjadi di masyarakat dimana masalah gizi kurang masih belum teratasi sepenuhnya, sementara sudah muncul masalah gizi lebih. Dalam masyarakat, fenomena masalah gizi ganda terjadi hampir di semua lini masyarakat dan berpotensi menurunkan kualitas hidup sumber daya manusia Indonesia. Masalah gizi ganda ini memerlukan penanganan yang komprehensif dan memerlukan kerjasama lintas sektoral untuk menanggulanginya karena kondisi ini terutama pada anak-anak berpotensi menurunkan kualitas intelegensia pada anak-anak yang dampak jangka panjangnya adalah menurunkan kualitas SDM suatu bangsa. Puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan di masyarakat harus mengambil peran aktif dalam upaya penanganan masalah gizi ganda yang diawali dengan program pemberdayaan masyarakat untuk melakukan screening balita gizi kurang dan gizi lebih melalui kegiatan Posyandu dan selanjutnya meningkatkan kegiatan promosi kesehatan melalui edukasi ke masyarakat terutama yang berpotensi mengalami gizi ganda.
Kata kunci: Gizi ganda, gizi kurang, gizi lebih, peran Puskesmas
ABSTRACT
Currently, Indonesia is faced with multiple nutritional problems which is very worrying. Double burden nutrition is a condition that occurs in communities where malnutrition problem is still not resolved completely, while more nutrition problems have emerged. In society, the phenomenon of multiple nutritional problems occur in almost all lines of society and has the potential to degrade the quality of life of Indonesian human resources. Multiple nutritional problems require comprehensive treatment and require collaboration across sectors to address them because of this condition, especially in children has the potential to degrade the quality of intelligence in children whose long-term impact is to lower the quality of a nation's human resources. Health centers are frontline health services in the community must take an active role in handling multiple nutritional problems that begins with community development projects for screening toddlers malnutrition and over nutrition through integrated health and further improve health promotion activities through education to the community, especially the potentially experiencing double burden nutrition.
Keywords: double burden nutrition, under nutrition, over nutrition, the role of Puskesmas
DOWNLOAD FILE DISINI UNTUK FULL TEXT.
Komentar
Posting Komentar