SUBSTITUSI TEPUNG HANJELI (Coix lacrima-jobi) DAN TEPUNG TEMPE TERHADAP KADAR PROTEIN DAN MUTU PROTEIN PADA BISKUIT MP-ASI BAYI
SUBSTITUSI TEPUNG HANJELI (Coix lacrima-jobi) DAN TEPUNG TEMPE TERHADAP KADAR PROTEIN DAN MUTU PROTEIN PADA BISKUIT MP-ASI BAYI
Febryana Megawati1
1Program Studi IImu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya Jalan Veteran, Malang, Jawa Timur 65145
Email: tebryanafebry11@gmail.com
ABSTRAK
Latar Belakang: Masa bayi merupakan masa penting pada perkembangan manusia. Dengan bertambahnya umur bayi, kebutuhan zat gizi bayi semakin meningkat namun kandungan zat gizi yang ada pada ASI (Air Susu Ibu) belum tercukupi. Karena itu, bayi memerlukan MP-ASI (Makanan Pendamping Air Susu lbu) merupakan makanan selain ASI yang diberikan bayi sesudah usia 6 bulan. Protein merupakan komponen glzl penting yang digunakan sebagal pertumbuhan dan perkembangan bayi. Penelltian bertujuan mengetahui kadar protein dan mutu protein pada biskuit bayi yang telah disubstitusi dengan tepung hanjeli dan tepung tempe.
Metode: Penelitian menggunakan metode true experimental dengan rangkaian acak lengkap dengan 5 perlakuan. Masing-masing perlakuan dilakukan empat kali ulangan dan masing-masing ulangan dilakukan pengukuran secara duplo. Jumlah sampel ada 20 unit. Subtitusi pada pembuatan biskuit dari tepung Hanjeli, tepung tempe dan tepung terigu dengan perbandingan 10%:40%:50%, 20%:30%:50%, 30%:20%:50, 40%:10%:50%.
Hasil penelitian: Terdapat perbedaan yang signifikan (Anova p —— 0,000) terhadap kadar protein biskuit bayi MP-ASI substitusi tepung hanjeli dan tepung tempe. Perlakuan pada P1 (10%:40%;50%) dengan kadar protein sebesar 14,88gr/100gr serta mutu protein sebesar 89,40mg dan asam amino pembatas Ilsin. Simpulan: Substitusi tepung hanjeli dan tepung tempe mampu meningkatkan kadar protein dan mutu protein pada blskUlt MP-ASI bayi.
Kata kunci : biskuit, hanjeli, tempe, protein, mutu protein.
ABSTRACT
Background: The Infancy is the critical period age in the child development, where the kids need enough nutrition to support their growth. Whereas nutritional content of breast milk may not be sufficient. Therefore babies need complementary food given to infants after 6 months. The purpose of this substitution was to know the effect of hanjeli flour and tempeh flour toward protein levels and quality of protein in infant feeding biscuit.
Method: This way true experimental research using completely randomized design with 5 treatment factors and 4 times of replication. The treatment was the ratio between of grain wheat flour : hanjeli flour : tempeh flour in each treatment sequence was P0 (100%: 0% : 0%), P1 (50% : 10% : 40%),
P2 (50% : 20% : 30%), P3 (50%: 30% : 20%), P4 (50% : 40% : 10%).
Result: showed there
were slgnificant dlfference (Anova p——0,0000) on protein level of hanjeli flour and tempeh flour toward substitution in infant feeding biscuit.The best product was P1 (10%:40:50%) with protein level 14,88gr/100gr and quality of protein 89,40mg with essential amino acid is lysine.
Conclusion: Substitution of hanjeli flour and tempeh flour able to increased toward protein levels and quality of protein in infant feeding biscuit.
Keywords: biscuit, hanjeli, tempeh, protein, quality of protein
DOWNLOAD FILE DISINI UNTUK FULL TEXT.
Komentar
Posting Komentar