FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN UNDERWEIGHT PADA ANAK USIA 24-59 BULAN DI PROVINSI SUMATERA UTARA(Berdasarkan Data Indonesia Family Life Survey tahun 2014)
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN UNDERWEIGHT PADA ANAK USIA 24-59 BULAN DI PROVINSI SUMATERA UTARA
(Berdasarkan Data Indonesia Family Life Survey tahun 2014)
1Salsabila Kurnianingtyas
1Departemen Gizi, FakultasKesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Indonesia
E-Mail : salsabilakurnianingtyas@gmail.com
ABSTRAK
Pendahuluan: Underweight merupakan suatu keadaan dimana anak tidak mencapai berat badan ideal yang mengakibatkan asupan makan tidak sesuai kebutuhan anak pada umurnya. Underweight memiliki resiko terbesar di negara berkembang terhadap beban penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian underweight pada anak usia 24-59 bulan di Sumatera Utara berdasarkan data IFLS 5 tahun 2014.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan menggunakan data sekunder IFLS 2014. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner pada bulan September 2014 hingga Agustus 2015 yang kemudian dilakukan analisis oleh peneliti pada bulan Maret hingga April 2020. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 280 anak berusia 24-59 bulan dan berdomisili di Sumatera Utara.
Hasil: Hasil analisis bivariat diperoleh bahwa variabel yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian underweight pada anak usia 24-59 bulan di Sumatera Utara adalah jenis kelamin anak (0,502; 0,292-0,862), status gizi ibu (3,962; 0,965-14,165), dan pengeluaran rokok (1,800; 1,039-3,117).
Kesimpulan: Data IFLS dilakukan secara berkelanjutan yang bertujuan untuk mengamati perkembangan kondisi subjek dari awal penelitian sehingga dapat diketahui penyebab permasalahan gizi yang terjadi dalam kurun waktu yang lama.
Kata Kunci : Jenis Kelamin; Pengeluaran rokok; Status Gizi Ibu; Sumatera Utara; Underweight; Usia 24-59 bulan.
ABSTRACT
Background: Underweight is a condition where the child doesn’t reach an ideal body weight which result inappropriate food intake to the needs of children at their age. Underweight has the biggest risk against burden of disease. The aim of the study was to determine the factors related with underweight in child aged 24-59 months lived in North Sumatra based on three characteristics caused an underweight; there are child characteristics, maternal characteristics, and parenting characteristics.
Methods: This study used cross-sectional design and analysed using chi-square statistical analysis. The sample used in this study was 280 child aged 24-59 months lived in North Sumatera province, Indonesia. The data was obtained from 2014 Indonesian Family Life Survey which was collected by RAND Corporation.
Results: Result of bivariate analysis shows that variabel which significantly associated with the incidence of underweight in child aged 24-59 months are gender (0,502; 0,292-0,862), maternal nutritional status (3,962; 0,965-14,165), and cigarette expenditure (1,800; 1,039-3,117).
Conclusion: IFLS data is carried out continuously, which aims to protect the development of the subject from the start of the study so that the causes of nutritional problems that occur over a long period of time can be identified.
Keywords : Child gender, cigarette expenditure, maternal nutrition status, North Sumatera, Underweight, Aged 24-59 months
DOWNLOAD FILE DISINI UNTUK FULL TEXT.
Komentar
Posting Komentar