NUTRIGENOMIK DAN NUTRIGENETIK: PERAN DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT

NUTRIGENOMIK DAN NUTRIGENETIK: PERAN DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT

Nita Azka Nadhira

Mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

ABSTRAK
Zat gizi dalam makanan dapat berkontribusi langsung terhadap terjadinya penyakit. Selain zat gizi, faktor gen juga berkontribusi terhadap kesehatan manusia. Hubungan interaksi antara faktor gen dan gizi disebut sebagai nutrigenomik dan nutrigenetik. Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan peran nutrigenomik dan nutrigenetik dalam pencegahan penyakit. Nutrigenetik berperan dalam koordinasi respon gen tubuh dalam merespon zat gizi, sedangkan nutrigenomik berperan dalam menentukan pengaruh zat gizi terhadap ekspresi dan regulasi gen. Nutrigenetik digunakan untuk mencegah penyakit monogenik, yaitu penyakit yang disebabkan oleh satu kelainan gen, seperti  laktosa intolerans, fenilketonuria, dan galaktosemia. Sedangkan, untuk penyakit poligenik dapat dicegah dengan nutrigenomik. Penyakit poligenik, seperti diabetes mellitus dan penyakit kardiovaskuler, disebabkan oleh banyak kerusakan gen yang melibatkan hubungan antara zat gizi dan tubuh yang sangat kompleks. Dalam nutrigenomik, paparan zat gizi di dalam tubuh manusia menyebabkan  adanya variasi gen tubuh dalam menentukan perbedaan dan kerentanan seseorang terhadap  penyakit tertentu. Nutrigenetik dan nutrigenomik memegang peranan penting untuk pencegahan penyakit dengan cara menyesuaikan kondisi genetik seseorang dengan asupan makanannya agar tercipta kesehatan yang optimal.

Kata Kunci : Nutrigenomik, nutrigenetik, penyakit monogenik, penyakit poligenik

ABSTRACT
Dietary nutrients can directly contribute to disease onset. Beside nutrition factor, gene factor also contributes in human health. The interactions between nutrients and gene are called with nutrigenomics and nutrigenetics. This paper aims to reveal the role of nutrigenomics and nutrigenetics in preventing disease The role of nutrigenetics is to determine the influence of nutrients in gen expression and regulation. Nutrigenetic is used to prevent the monogenic disease-disease caused by one disfunctioned gene, such as lactose intolerance, phenylketonuria, and galactosemia. Beside, polygenic disease can be prevented by nutrigenomic. Polygenic diseases like diabetes mellitus and cardiovascular disease are caused by a lot of complex gene destruction that are involved in a very complex nutrients and gene relationship. In nutrigenomics, the exposure of nutrients in human body results in variation of gene in determining the differences and susceptibility of human body in certain disease. Nutrigenetics and nutrigenomics have an important role to prevent disease by syncronizing individual genetic condition with the dietary nutrients in order to optimalize health.

Keywords : Nutrigenomic, nutrigenetic, monogenic disease, polygenic disease

DOWNLOAD FILE DISINI UNTUK FULL TEXT.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW ARTIKEL : PENURUNAN RISIKO STUNTING DALAM SERIBU HARI PERTAMA KEHIDUPAN

POTENSI DADIH SEBAGAI MINUMAN FUNGSIONAL SUMBER ANTIOKSIDAN UNTUK HIPERKOLESTEROLEMIA, HIPERTENSI, DAN INTOLERANSI LAKTOSA

PENGARUH PEMBERIAN NATA DE COCO TERHADAP KADAR KOLESTEROL LDL DAN HDL PADA TIKUS HIPERKOLESTEROLEMI